nien notizen

Share the happiness and laughter :D
Biology students of Bogor Agricultural University.
follow my twitter @ninhanindya
--DANKE!--

zahidhdr:

Pada saatnya nanti, setiap doa akan menemukan jalan keikhlasannya menuju tempat yang terjawab.
@zahidhdr

Married

'married' ini topik yang tidak terhindarkan, entah sedang ngobrol sama temen, bahasan di liqoan, curhatan temen dsb. Belum lagi makin hari, makin banyak juga kakak kelas, temen sendiri, bahkan ade kelas (jeng jeng) yang melepas masa lajangnya *read: nikah*. saya juga makin sadar kalau waktu semakin dekat. pertanyaannya udah pantas belum ya?? 
the point is kita harus memantaskan dirimemantaskan diri itu dengan mentargetkan, kita mau punya pasangan hidup yang seperti apa, terus kita ukur diri kita; udah pantas belum sama pasangan yang tadi kita targetkan tersebut. kalau belum pantas? ya kita harus terus memperbaiki diri. 
memantaskan diri nggak hanya berhenti sampai di kita pingin pasangan hidup seperti apa, terus apa kita udah pantas jadi pendampingnya. tidak hanya itu. karena ada bagian yang Insya Allah bakal kita hadapi setelah fase pernikahan kita jalani, yak menjadi orang tua

Menghadapi dan memahami anak, itu jauh lebih sulit dan butuh persiapan daripada memahami suami. Kenapa? Kalau suami, walaupun baru kenal sekalipun, bisa langsung ditanya; mas suka nggak? mas mau nggak? Tapi kalau anak?

Nah loh. 
Apalagi saya perempuan, Calon ibu, Calon madrasah pertama dan utama untuk anak-anak saya nanti. saya harus tau ilmunya, yang boleh dan tidak boleh dilakukan ke anak pada tiap fase pertumbuhannya, apa gizi terbaik untuknya, dan masih banyak lagi.
saya harus bisa mendidik anak, bagaimana memperkenalkan anak-anak saya dengan Tuhan mereka, bagaimana cara mendidik mereka dengan budi yang baik, bagaimana menyelamatkan mereka dari arus zaman yang sudah tidak keruan. dan ini yang terpenting, saya harus cukup pantas untuk menjadi teladan. ya, iman memang tidak bisa diwariskan. metode pembelajaran yang paling efektif adalah dengan memberi teladan. Apalagi orangtua yang idealnya adalah orang yang paling banyak menghabiskan waktu dengan anak. nah, Menjadi orang tua itu tidak gampang. saya selalu merinding ngeri kalau baca berita, anak bunuh diri gara-gara cinta, anak bunuh diri gara-gara dibully temennya, anak bunuh diri gara-gara gurunya, anak kecil ngerokok seperti orang dewasa (yang sampe dibuat dokumenternya sama orang luar negri), dan berita-berita mengerikan lainnya tentang anak.
saya selalu kagum dan iri kalau ngeliat anak-anak yang masih kecil udah banyak hafalannya, sudah pinter softskillnya, tumbuh dengan baik. saya selalu iri sama orangtuanya. Dan saya berkaca setelah itu, nanti saya bisa nggak ya jadi orangtua seperti itu itu? dan kalau dipikir-pikir sampai kesitu, saya sendiri belum ada apa-apanya. *hiks* 

saya nggak boleh cuma bilang “da aku mah apa atuh…” saat ada di depan dia kelak. we know that a great woman, at least, deserve a good man,. So ayok memantaskan diri! repair and prepare the self! :D 

*btw ini tulisannya ternyata panjang juga yah. 

" Hidup ini cuma sekali. waktu ga bisa diputar. sekarang usiamu berapa? mau hidup sampe usia berapa? gimana kalo besok malaikat maut menjemputmu? apa yang sudah kamu perbuat di dunia? lebih banyak amalkah? atau dosakah? bagaimana kamu mau diingat dalam hidup? sebagai pahlawan atau pecundang? "

" Karena seorang muslin bukan sekadar mengejar “yang banyak”, tetapi juga “yang berkah”. "

Budi Harta Winata

islamic-quotes:

Tahajjud

(Source: thepiercingstar)

" What I learned from being a Liverpool fan is that waiting is not bad at all. You have to believe that one day you will reach the top. You have to believe that every waiting will come to its end. And I also learned a lot how to love an ordinary one, not a popular one, haha. You have to know how I spend my life accepting how people insult Liverpool in almost all my lifetime being a Liverpudlian. "

Isni D.
ini bener banget yang mba isni bilang T^T, keep believing!

" Seorang wanita layak untuk tahu bahwa laki-laki yang ada didepannya bisa diandalkan. Baik dalam segi finansial, ilmu, dan hal-hal penting lainnya. Seengaknya dia layak untuk melihat bahwa laki-laki yang sedang berdiri didepannya punya potensi untuk itu. "

M.N. 

" Jangan pernah memandang orang dari apa yang sedang kita lihat saja, karena setiap orang yang kita temui pernah bertarung di peperangan yang berat mereka masing-masing. "